Ibu Hamil

SISFORNUTRIMIL

SISTEM INFORMASI NUTRISI IBU HAMIL

Depan Masuk Daftar Hubungi Kami

Kebutuhan Nutrisi Selama Kehamilan

Selama berabad-abad faktor budaya selalu melekat pada masa kehamilan, beragam keyakinan dan kepercayaan berkenaan dengan kehamilan tidak jarang mempengaruhi kehidupan ibu hamil beserta keluargnya. Di Indonesia dikenal istilah mitos kehamilan, dimana para ibu hamil maupun keluarga mengangap dengan mengikuti pantangan maupun anjuran yang telah ditetapkan akan memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Berdasarkan sudut pandang kesehatan, ibu hamil sebaiknya dapat menjaga keseimbangan asupan gizi selama kehamilan. Secara evidence based ilmiah bahwa terdapat dua asumsi teori berkenaan dengan kebutuhan asupan nutrisi yang perlu diketahui: (1) parasite theory, yaitu apapun yang diperlukan oleh fetus, akan diperoleh dari simpanan maternal, meskipun ibu melakukan diet dan (2) maternal instinct theory, yaitu apapun yang fetus perlukan, ibu hamil secara naluriah akan menginginkan dan mengkonsumsi nya.

Sampai saat ini informasi berkenaan dengan kesehatan ibu hamil masih perlu disampaikan, dikarenakan masih tingginya angka kematian ibu dan bayi serta berat badan bayi rendah. Salah satu penyebab kondisi tersebut adalah anemia masa kehamilan. Anemia pada kehamilan dapat dicegah melalui dua pendekatan, pertama pendekatan berbasis pangan dengan meningkatkan asupan nutrisi selama kehamilan, dan yang kedua berbasis klinis yaitu melalui pemberian suplementasi zat besi. Peningkatan asupan kebutuhan gizi pada ibu hamil, salah satunya adalah melalui perbaikan dan maintenance sumber makanan, asupan makanan selama kehamilan. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang janin, pemeliharaan kesehatan ibu, dan persediaan laktasi bagi ibu maupun janin.

Kehamilan ditandai dengan peningkatan pertumbuhan dan perkembangan janin yang sangat cepat. Selama 38 sampai 40 minggu usia kehamilan, berat badan janin mencapai 3500 gr Bagaimana pun juga sangat penting untuk memperhatikan pedoman DRI (Diet Reference Intake) dari Food and Nutrition Board of Institute of Medicine, kebutuhan nutrisi untuk tiap individu selama masa kehamilannya seperti Basal Metabolisme Rate (BMR), BMI, aktivitas fisik dan status kesehatan. Sebagai tambahan, perlu diperhatikan juga untuk kelompok kehamilan remaja dan kehamilan kembar. Adapun kebutuhan nutrisi selama kehamilan meliputi kecukupan asupan kalori, protein, cairan dan vitamin.

Artikel lainnya bisa dilihat di sini

Ⓒ 2017 - Irfan Ardiansah - GADJAH.NET