Ibu Hamil

SISFORNUTRIMIL

SISTEM INFORMASI NUTRISI IBU HAMIL

Depan Masuk Daftar Hubungi Kami

Kebutuhan Energi, Protein, Lemak dan Karbohidrat

Kecukupan kebutuhan kalori ditujukan untuk:
1. Persediaan untuk kebutuhan peningkatan energi dan nutrisi akibat peningkatan metabolic, termasuk simpanan lemak ibu dan janin untuk memastikan pertumbuhan ukuran janin secara optimal.
2. Sebagai cadangan protein untuk pembentukan jaringan.

Standar yang dikeluarkan oleh DRI untuk tambahan jumlah kebutuhan energi kira-kira 340kcal/hari selama trimester kedua dan 425kcal selama trimester ketiga. Kebutuhan energy tersebut untuk mendukung percepatan pertumbuhan janin. Total kebutuhan harian masukan kkalori selama pertengahan dan akhir kehamilan harus berdasarkan estimasi sebelum hamil, kebutuhan energy dan kebutuhan tambahan energy. Peningkatan tersebut berkisar 15% sampai 20% diluar kebutuhan kondisi tidak hamil.
Kesesuaian perubahan berat badan selama kehamilan dapat mengindikasikan kecukupan ketersediaan kkalori.

Total kebutuhan protein yang direkomendasikan untuk ibu hamil adalah 71g/hari, peningkatannya mencapai 25%g/hari. Protein, dengan kandungan esensial seperti nitrogen yang merupakan nutrisi utama untuk pertumbuhan jaringan. Manfaat lainnya dari pemenuhan kebutuhan protein bagi ibu hamil adalah:
1. Percepatan pertumbuhan fetus
2. Pembesaran uterus, persiapan kelenjar mammae/susu, dan placenta
3. Peningkatan sirkulasi volume darah maternal dan pemenuhan kebutuhan peningkatan protein plasma untuk mempertahankan tekanan koloid osmotic dan sirkulasi cairan di jaringan serta memelihara sel.
4. Pembentukan cairan amnion
5. Sebagai simpanan masa persalinan dan laktasi

Susu, telur, keju dan daging merah memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Makanan lainnya yang memiliki kandungan sumber protein seperti calcium, zat besi, dan vitamin B, selain dari golongan kacang-kacangan dan gandum.
Kecukupan asupan asam folat dalam kehamilan sangat penting. Asam folat merupakan anggota dari vitamin B complex yang sangat peka terhadap proses oksidasi. Kebutuahn akan asam folat meningkat hingga dua kali lipat, menurut Permenkes RI No.75 Tahun 2013, yaitu sebesar 400 mcg sehari pada wanita tidak hamil. Untuk ibu hamil asupan asam folat bertambah sebesar 200 mcg sehari pada trimester I, II dan III.Fungsi dari asam folat ini sendiri, yaitu pembentukan sel darah merah dan metabolisme beberapa asam amino (Tirtawinata, 2006).Makanan yang mengandung asam folat adalah bayam, kacang kacangan, biji bijian, ragi, hati dan jeroan. Ketika ibu hamil kekurangan akan asupan asam folat dapat mengakibatkan berat bayi lahir rendah, ablasio plasenta, dan neural tube defect (Arisman, 2004).

Artikel lainnya bisa dilihat di sini

Ⓒ 2017 - Irfan Ardiansah - GADJAH.NET